Jadwal dan proses SNMPTN 2017 memang bikin penasaran bagi kalian anak SMA/SMK/MA yang tahun ini lulus. Melanjutkan kuliah di universitas negeri pastinya jadi cita-cita tiap siswa. Yap, kuliah di universitas negeri memang terbilang lebih prestisius. Lulusan universitas negeri juga konon lebih mudah saat mencari pekerjaan setelah lulus. Hal yang paling diincar orang dari kuliah di perguruan tinggi negeri adalah biaya kuliah yang tak semahal universitas swasta. Ada banyak universitas negeri di Indonesia dan jika kalian ingin masuk ke universitas/perguruan tinggi negeri, salah satu caranya adalah lewat jalur SNPTN 2017. Buat yang pengen tahu jadwal dan proses SNMPTN 2017, sini Mami kasih tau caranya. Disimak ya!

Apa itu SNMPTN?

SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jalur seleksi ini merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Pada dasarnya, seleksi ini akan didasarkan pada prestasi akademik peserta seleksi. Dengan kata lain, yang akan menentukan lolos atau tidaknya peserta adalah nilai rapor dari peserta tersebut. Bagi SMA/SMK/MA yang masa belajarnya 3 tahun, yang akan menjadi pertimbangan adalah nilai rapor semester 1 sampai dengan 5. Sedangkan untuk SMK yang memiliki masa belajar 4 tahun, bahan pertimbangan adalah nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 7.

SNMPTN adalah salah satu jalur seleksi favorit karena tak memerlukan tes lebih lanjut dan hanya menggunakan nilai rapor. Karenanya, jalur seleksi ini terbilang memiliki persaingan yang ketat. Ribuan siswa akan bersaing dan berlomba-lomba untuk dapat mengikuti jalur SNMPTN. Untuk dapat menjadi peserta seleksi ini, banyak syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Kira-kira apa saja ya syaratnya?

Syarat Menjadi Peserta SNMPTN

Salah satu syarat utama dalam jalur seleksi ini tentu saja adalah prestasi akademik yang tinggi dari siswa. Tak semua siswa di satu SMA/SMK/MA dapat terpilih menjadi calon peserta SNMPTN. Karenanya, hanya yang memiliki prestasi tinggi di sekolah saja yang dapat terpilih. Hal ini berkaitan dengan prediksi apakah siswa nantinya dapat menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Jika siswa berprestasi tinggi di sekolah, tentunya ia layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN karena nantinya ia memiliki kesempatan untuk menyelesaikan studi di universitas dengan berprestasi dan tepat waktu.

Tujuan SNMPTN

SNMPTN ini memiliki tujuan yang baik yaitu untuk memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan di universitas / perguruan tinggi negeri di Indonesia. Hal ini juga tentunya membantu perguruan tinggi negeri untuk dapat mempertahankan jumlah calon mahasiswa yang kompeten di dalamnya. SNMPTN dapat diikuti oleh siswa SMA, SMK, MA, atau sekolah sederajat lainnya. Bahkan, siswa-siswi yang menempuh pendidikan di Sekolah Republik Indonesia di luar negeri sana juga bisa mendapatkan kesempatan mengikuti SNMPTN.

Biaya Mendaftar SNMPTN

Seleksi ini sifatnya gratis. Seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah sehingga semua peserta tidak harus membayar serupiah pun untuk mengikuti seleksi ini. Hal ini berbeda dengan SBMPTN di mana peserta seleksi diwajibkan membayar Rp. 200.000 untuk biaya pendaftaran. Karena gratis, sudah tentu jenis seleksi SNMPTN sangat tinggi peminatnya.

Jadwal dan Proses SNMPTN 2017

Pengisian PDSS (14 Januari-10 Februari 2017)

Jadwal dan proses SNMPTN 2017 dimulai dari pengisian PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa. PDSS ini merupakan basis data tentang calon peserta berdasarkan rekam jejak sekolah asal siswa dan berdasarkan dengan prestasi akademik siswa. Tahapan ini dilakukan oleh pihak sekolah.

Verifikasi PDSS (15 Januari-12 Februari 2017)

Tahap selanjutnya adalah proses verifikasi data. Data dari tiap-tiap sekolah akan diverikasi oleh panitia pelaksanaan SNMPTN untuk memastikan data calon peserta valid.

Pendaftaran SNMPTN (21 Februari-6 Maret 2017)

Pendaftaran SNMPTN dilakukan calon peserta dengan mengakses web resmi SNMPTN (http://www.snmptn.ac.id) dan login dengan menggunakan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan password yang diberikan kepada calon peserta.

Pencetakan Kartu (14 Maret-14 April 2017)

Peserta diwajibkan mencetak kartu tanda peserta SNMPTN. Nantinya, kartu ini akan digunakan ketika peserta lolos dan melakukan verifikasi di universitas negeri/ perguruan tinggi negeri yang menerimanya.

Proses Seleksi (15 Maret-15 April 2017)

Proses seleksi didasarkan pada prestasi akademik peserta. Dengan kata lain, nilai rapor akan menjadi pertimbangan utama. Sedangkan prestasi akademik lain juga akan dipertimbangkan asalkan relevan dengan program studi yang dipilih oleh peserta. Rekam jejak kinerja sekolah juga dipertimbangkan pada saat seleksi.

Pengumuman Hasil Seleksi (26 April 2017)

Pengumuman hasil seleksi ini dapat diakses di web resmi SNMPTN.

Pilihan PTN dan Program Studi SNMPTN

Untuk memilih universitas, peserta SNMPTN dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 perguruan tinggi negeri. Jika memilih 2 perguruan tinggi negeri yang berbeda, maka salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/SMK/MA asal peserta. Jika hanya memilih 1 perguruan tinggi negeri, maka peserta boleh memilih perguruan tinggi negeri yang berlokasi di manapun dan tidak harus satu daerah/provinsi dengan SMA/SMK/MA asal peserta. Untuk memilih program studi, peserta seleksi dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 program studi. Ketentuan pemilihan program studi adalah satu perguruan tinggi negeri hanya boleh dipilih maksimal 2 program studinya oleh peserta. Untuk siswa SMK, pilihan program studi hanya boleh yang relevan atau berkatian dengan yang dipelajarinya pada saat menempuh pendidikan di SMK. Pada saat seleksi, peserta seleksi akan diseleksi di perguruan tinggi negeri pilihan pertamanya. Seleksi didasarkan pada urutan pilihan program studi. Peserta yang memilih dua program studi dari dua perguruan tinggi negeri yang berbeda akan diseleksi di perguruan tinggi negeri pilihan kedua jika tidak lolos di perguruan tinggi negeri pilihan pertama. Seleksi di perguruan tinggi negeri pilihan kedua akan didasarkan pada urutan prodi dan jumlah daya tampung.

Syarat Peserta diterima di Perguruan Tinggi Negeri

Peserta dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri pilihannya (pilihan pertama atau kedua) jika berhasil lolos SNMPTN 2017. Selain itu, siswa juga harus lulus satuan pendidikan. Jadi, meski lolos SNMPTN, siswa tetap gagal masuk perguruan tinggi negeri yang menerimanya apabila tidak lulus dan gagal menyelesaikan pendidikannya di SMA/SMK/MA. Syarat terakhir adalah lulus verifikasi data dan juga memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri penerima. Jika semua syarat terpenuhi, peserta bisa secara resmi masuk ke perguruan tinggi negeri tersebut.

Gimana? Udah jelas kan tentang jadwal dan proses SNMPTN 2017? Jangan lupa disimak dan dingat-ingat, ya. Kalau kalian memang belum berkesempatan ikut SNMPTN tahun ini, jangan khawatir karena masih banyak jalur masuk perguruan tinggi negeri lainnya seperti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang didasarkan pada tes tertulis dan praktek. Ada juga seleksi mandiri atau SM yang dilaksanakan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri. Jadi, tak perlu khawatir jika tak bisa ikut SNMPTN. Hal yang terpenting adalah terus berusaha dan pantang menyerah agar peluang kalian untuk dapat kuliah di perguran tinggi negeri tetap terbuka. Semangat ya!

Ini Dia Jadwal dan Proses SNMPTN 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − six =